Transparansi Iklim Jadi Sorotan, TSM Selenggarakan ICSAB 2026 untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Transparansi Iklim Jadi Sorotan, TSM Selenggarakan ICSAB 2026 untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Transparansi Iklim Jadi Sorotan, TSM Selenggarakan ICSAB 2026 untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

author-img manager 16/10/2026

Perubahan iklim mendorong dunia usaha dan institusi pendidikan untuk semakin memperhatikan transparansi informasi keberlanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Trisakti School of Management (TSM) menyelenggarakan International Conference on Sustainability Accounting and Business (ICSAB) 2026 pada 14–15 Oktober 2026 secara daring melalui Zoom. Mengusung tema “Enhancing Climate Transparency to Accelerate Sustainability and Low-Carbon Growth,” konferensi ini menjadi wadah pertukaran gagasan bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa dalam membahas keberlanjutan dari perspektif akuntansi dan bisnis.

Dokumentasi pimpinan, dosen, dan mahasiswa TSM dalam kegiatan ICSAB 2026.

Sebagai penyelenggara, TSM menghadirkan forum akademik yang mempertemukan berbagai institusi untuk membahas transparansi iklim, pengukuran dan pelaporan emisi karbon, serta strategi pertumbuhan rendah karbon. Melalui kegiatan ini, TSM turut mendorong pengembangan penelitian dan kolaborasi akademik yang relevan dengan tantangan keberlanjutan global.

Rangkaian hari pertama diawali dengan welcome speech oleh Dr. Nicken Destriana, S.E., M.Si., selaku Vice Chief Executive ICSAB 2026, kemudian dilanjutkan dengan keynote speech oleh Dr. H. Aulia Danibrata, S.E., M.M., selaku pimpinan Trisakti School of Management dan Prof. Ainun Na’im. Ph.D., selaku pimpinan Yayasan Trisakti. 

Keterlibatan pimpinan institusi dalam konferensi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan TSM. Melalui ICSAB 2026, TSM membuka ruang diskusi lintas institusi sekaligus mendorong perhatian terhadap transparansi iklim dan praktik bisnis yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, ICSAB 2026 menghadirkan empat pembicara dari kalangan akademisi dan praktisi industri yang memperkaya diskusi melalui perspektif yang saling melengkapi. Pada hari pertama, Angga Pujaprayoga, ESG Assurance Leader di KPMG Indonesia, membahas kredibilitas informasi keberlanjutan, sementara Prof. Adriana Grigorescu, Ph.D., akademisi dan peneliti dari Rumania, mengangkat peran sumber daya manusia dan ketahanan regional dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Dokumentasi salah satu pembicara pada hari pertama ICSAB 2026, Prof. Adriana Grigorescu, Ph.D.

Selain seminar, konferensi ini mencakup tiga sesi presentasi paralel yang terbagi menjadi dua jalur, yaitu presentasi makalah penelitian (research paper presentation) dan presentasi pengabdian kepada masyarakat (PKM). Peserta dapat mengikuti pemaparan hasil penelitian dan program pengabdian dalam berbagai bidang, mulai dari akuntansi, keuangan, manajemen, pemasaran, dan sumber daya manusia hingga tata kelola perusahaan dan tanggung jawab sosial.

Jadwal presentasi juga menunjukkan keterlibatan dosen dan peneliti dari TSM dalam kegiatan akademik tersebut, baik sebagai moderator maupun penulis karya ilmiah. Hal ini memperlihatkan bahwa ICSAB tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang untuk mempresentasikan dan mengembangkan hasil penelitian.

Pada hari kedua, Dr. Surahman Pujianto, S.Psi., M.M., membahas penerapan Green Human Resource Management dalam membangun budaya perusahaan yang berkelanjutan. Sementara itu, Hilman Ali Hazmi, B.Eng., M.Sc., CEO PT Carbon Energy & Technology, membahas penghitungan dan pelaporan emisi gas rumah kaca berdasarkan standar ISO 14064-1. Kedua materi tersebut menghadirkan perspektif yang saling melengkapi mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam praktik bisnis, baik melalui pengelolaan sumber daya manusia maupun pengukuran dan pelaporan emisi karbon. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dua sesi presentasi paralel dan ditutup melalui Campus Session berupa pemutaran video yang melibatkan universitas mitra, serta pengumuman penghargaan Best Paper dan Best Presenter.

Dokumentasi salah satu pembicara pada hari kedua ICSAB 2026, Hilman Ali Hazmi, B.Eng., M.Sc.

Salah satu nilai tambah ICSAB 2026 adalah adanya peluang publikasi bagi makalah yang diterima sesuai ketentuan dan proses editorial masing-masing jurnal. Proposal konferensi mencantumkan lima jurnal yang berafiliasi dengan TSM, yaitu Journal of Business and Accounting (SINTA 2), E-Journal of Accounting (SINTA 4), E-Journal of Management (SINTA 4), Media of Business Journal (SINTA 4), serta Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi (SINTA 4).

Peluang tersebut melengkapi peran konferensi sebagai wadah bagi peneliti untuk mempresentasikan karya, memperoleh masukan akademik, dan memperluas diseminasi hasil penelitian. ICSAB 2026 juga memberikan penghargaan kepada tiga makalah terbaik (Best Paper) dan tiga presenter terbaik (Best Presenter) sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya ilmiah dan kemampuan peserta dalam mempresentasikan hasil penelitian.

Melalui penyelenggaraan ICSAB 2026, TSM memperkuat ruang kolaborasi antara mahasiswa, dosen, peneliti, dan institusi mitra dalam mengembangkan pengetahuan di bidang akuntansi, bisnis, serta keberlanjutan. Inisiatif ini sekaligus mendukung pengembangan budaya riset dan penyebarluasan gagasan akademik yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan tantangan global.

No tags found

Related Posts

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi atau Trisakti School of Management (TSM) merupakan perguruan tinggi yang telah mendapatkan akreditasi “UNGGUL” dari BAN PT.

Ada pertanyaan? Hubungi kami